Bagaimana merespon perlakuan yang mengecewakan?

Akhir-akhir ini saya banyak mendalami tentang “Integritas” untuk belajar dan dijadikan satu bahan untuk training. Salah satu sumber yang saya gunakan adalah video talkshow antara Chris Widener dan Zig Ziglar berikut ini:

Video tersebut membahas tentang True Performance yang diawali pembahasan mengenai integritas (Silakan tonton sekitar 30 menit jika Anda ingin lihat selengkapnya). Pada artikel ini, saya akan highlight mengenai bagaimana sikap kita terhadap perlakuan yang mengecewakan?

Pertanyaan Chris Widener: “How should a person response when he/ she found out that somebody treated him/ her with lack of integrity? (lying, stealing, and others)

Jawaban dari Zig Ziglar adalah:

  1. Hal pertama yang dilakukan adalah, Anda berpikir dengan sangat hati-hati tentang apa yang terjadi di sini & bagaimana meng-handle nya.
  2. Jika orang tersebut adalah orang yang Anda kenal atau bekerja dengan Anda maka sampaikan “Bisa kita bicara sebentar?” lalu bawa ke ruangan yang private (bicara empat mata)

Chris widener sempat bertanya, “Kenapa harus di tempat yang private, dimana tidak ada orang lain yang bisa mendengarnya? Mengapa hal ini begitu penting?”

Jawabannya adalah karena jika Anda menjadikan masalah tersebut sebagai masalah publik, tak akan ada yang menghargai orang yang disalahkan atas pekerjaan/ kepercayaan yang diberikan padanya.

3. Di tempat yang private tersebut, ekspresikan bahwa Anda terkejut dengan hal ini, bahkan kecewa dengan hal ini. Ingatkan bagaimana hubungan Anda dengannya. Ingatkan bahwa Anda telah lama berteman dengannya, telah bekerja bersama-sama, dan sampaikan bahwa ini seperti bukan diri rekan Anda yang sebenarnya. “This is so unlike you…”

Menyampaikan hal ini akan menempatkan orang tersebut pada level yang lebih atas, menunjukkan bahwa Anda memiliki harapan yang besar pada rekan Anda. Bangun dirinya, bukan malah merendahkannya. Dengan begitu, rekan Anda akan meminta maaf secara tulus, permintaan maaf yang datang dari dalam dirinya.

4. Setelah itu, Anda dapat dengan mudah berkata dengan tersenyum bahwa “Saya senang sekali bisa bicara tentang hal ini, karena saya yakin pembicaraan tentang ini tak akan pernah terulang lagi. Sekarang kita bisa bersama-sama maju kembali.. 🙂

Ingat bahwa dengan “Memaafkan”, maka Anda menyelesaikan hampir seluruh permasalahan dan kasus. Sampai Anda memaafkan, maka orang tersebut memiliki kontrol terhadap diri Anda. Hal itu mempengaruhi performa Anda dan hidup Anda secara keseluruhan, namun dengan memaafkan, rasa damai muncul, dan Anda akan memanfaatkannya untuk menyadari bahwa dengan integritas yang kuat, Anda tidak akan melakukan kesalahan yang sama seumur hidup Anda.

Cara yang elegan dan efektif bukan? Semoga bermanfaat dan dapat kita aplikasikan di manapun.

Advertisements
Tagged ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Advertisements
%d bloggers like this: