Umar bin Al-Khaththab, Sang Penguat Umat (#2)

Umar memungut pedangnya dan menghunusnya. Kemudian dia pergi hingga tiba di tempat yang dimaksud. Dia menggedor pintu. Seseorang mengintip dari celah-celah pintu dan bisa melihat sosok Umar yang berdiri sambil menghunus pedang. Orang itu memberitahukan Rasulullah SAW, lalu mengumpulkan orang-orang di satu tempat.

“Ada apa kalian ini?” tanya Hamzah.

“Ada Umar.” Mereka menjawab.

“Umar? Bukakan pintu. Jika kedatangannya untuk maksud yang baik, maka kami akan memberinya. Namun jika dia datang dengan maksud yang buruk, kami akan membunuhnya dengan pedangnya sendiri.”

Rasul SAW turut campur dengan memberi isyarat agar Hamzah menghampiri Umar. Maka dia menemui Umar di luar lalu membawanya bertemu beliau di dalam salah satu ruangan. Beliau SAW memegang baju dan pegangan pedangnya, lalu menariknya dengan tarikan yang keras, seraya bersabda

“Apakah engkau tidak mau menghentikan tindakanmu wahai Umar, hingga Allah menurunkan kehinaan dan bencana seperti yang menimpa Al-Walid bin Al-Mughirah?

di dalam hati: Ya Allah. Inilah Umar bin Al-Khaththab. Ya Allah, kokohkanlah Islam dengan Umar bin Al-Khaththab.”

Umar berkata, ”Aku bersaksi bahwa tiada Ilah selain Allah dan sesungguhnya engkau adalah Rasul Allah.”

Jadilah Umar masuk Islam. Semua yang ada di dalam rumah itu bertakbir secara serempak, sehingga takbir mereka bisa didengar orang-orang yang ada di Masjidil Haram.

Umar adalah orang memiliki watak tempramental dan sulit dihalang-halangi. Sehingga keislamannya mengguncangkan orang-orang musyrik dan menorehkan kehinaan bagi mereka. Sebaliknya, hal itu mendatangkan kehormatan, kekuatan, dan kegembiraan bagi orang-orang Muslim.

Ibnu Ishaq meriwayatkan dengan sanadnya, dari Umar, dia berkata, “Tatkala aku sudah masuk Islam, aku mengingat-ngingat, siapa penduduk Makkah yang paling keras memusuhi Nabi SAW. Dialah Abu Jahal. Maka kudatangi rumahnya dan kugebrak pintu rumahnya hingga dia keluar menemuiku.

Ahlan wa sahlan,” katanya, “apa yang engkau bawa?”

“Aku datang untuk memberitahumu bahwa aku telah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, Muhammad serta kubenarkan apa yang dibawanya.”

Dia langsung menggebrak pintu di depan mataku, sambil berucap “semoga Allah memburukkan rupamu dan memburukkan apa yang engkau bawa.”

Ibnul Jauzi menyebutkan bahwa Umar Radhiyallahu Anhu berkata, “Jika seseorang masuk Islam, maka orang-orang mencekalnya, lalu memukulinya, dan Umar ganti memukuli mereka. Setelah masuk Islam, aku mendatangi pamanku, Al-Ashy bin Hasyim dan kuberitahu kepadanya tentang ke-Islamanku. Namun dia justru masuk rumah. Lalu kudatangi salah seorang pembesar Quraisy, dan kuberitahukan ke-Islamanku, namun dia justru masuk rumah pula.”

Ibnu Hisyam dan Ibnul Jauzi menyebutkan secara ringkas, bahwa setelah Umar masuk Islam, dia mendatangi Jamil bin Ma’mar Al-Jumha, lalu dia memberitahukan ke-Islamannya. Maka Jamil berteriak sekeras-kerasnya, bahwa Ibnul-Khaththab telah keluar dari agama. Umar yang ada di belakangnya menyahut, “Dia berdusta, aku bukan sekedar keluar dari agama, tetapi aku telah masuk Islam.”

Mereka langsung mengeroyok Umar. Sekian lama Umar memukuli mereka dan mereka memukuli Umar bergantian hingga matahari tepat berada di atas kepala. Umar terduduk dalam keadaan lemas. Mereka berdiri di samping kepalanya, dan Umar berkata, “Lakukanlah semau kalian! Aku bersumpah kepada Allah, andaikata jumlah kami sudah mencapai tiga ratus orang maka kamilah yang akan melumatkan kalian atau kalian yang melumatkan kami.”

Umar diberi gelar Al-Faruq

Diriwayatkan Mujahid dari Ibnu Abbas, dia berkata, “Aku bertanya kepada Umar bin Al-Khaththab, “Apa sebabnya engkau dijuluki Al-Faruq?”

Dia menjawab, “Hamzah lebih dahulu masuk Islam daripada aku selang tiga hari…” Lalu dia mengisahkan proses ke-Islamannya. Pada bagian akhir dia berkata, tepatnya setelah dia masuk Islam. “Aku bertanya, “Wahai Rasulullah, bukankah kit berada di atas kebenaran, mati maupun hidup?”

“Benar,” Beliau SAW menjawab, “demi diriku yg ada di Tangan-Nya, sesungguhnya kalian berada di atas kebenaran, hidup maupun mati.”

“Lalu mengapa kita masih sembunyi-sembunyi?” tanya Umar, “demi yang mengutus engkau dengan kebenaran, lebih baik kita keluar (terang-terangan).”

Maka beliau SAW mengeluarkan kami dalam dua barisan. Barisan pertama diserahkan kepada Hamzah dan satu lagi diserahkan kepadaku. Hamzah membawa garam yang ditumbuk halus layaknya tepung. Kami bergerak hingga memasuki Masjidil-Haram. Aku bergantian memandang ke arah orang-orang Quraisy lalu beralih ke arah Hamzah. Ada rona kesedihan membayang pada diri orang-orang Quraisy, yang tidak perah kulihat sebelumnya seperti itu. Maka pada saat itu Rasul SAW menjulukiku “Al-Faruq” (yang suka memisahkan antara haq dan batil).

Pengaruh Umar terhadap Umat setelah masuk Islam

Pengaru Umar setelah masuk Islam terhadap Muslim tergambarkan pada beberapa riwayat:

Ibnu Mas’ud Radhiyallahu Anhu, dia berkata, “Hampir-hampir kami tidak bisa mendirikan shalat di dekat Ka’bah hingga Umar masuk Islam.”

Dari Shuhaib bin Sinar Ar-Rumi Radhiyallahu Anhu, dia berkata “Setelah Umar masuk Islam, maka Islam menjadi tampak dan dakwah dilakukan secara terang-terangan. Kami bisa duduk membuat lingkaran di sekitar Baitul-Haram, thawaf di sekeliling Ka’bah, berani mengambil tindakan terhadap orang-orang yang berlaku kasar kepada kami dan menentangnya.”

Dari Abdullah bin Mas’ud, dia berkata, ‘Kami merasa kuat setelah Umar masuk Islam.”

Subhanallah.. Setelah membaca ini, perasaan saya seperti tergolak dan berkata “dimanapun saya berada, maka komunitas/masyarakat di sana harus merasa lebih kuat dengan keberadaan saya, seperti pengaruh Umar di masanya..:)

 

Dikutip dari buku Sirah Nabawiyah dengan penulis Syaikh Shafiyurrahman Al-Mubarakfuri, Beliau merupakan juara 1 lomba penulisan sejarah Islam Rabithah Al Alam Al Islami.

Advertisements
Tagged

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Advertisements
%d bloggers like this: